10 Karakteristik Seorang yang Berprestasi dengan Disiplin Diri

[ad_1]

Di belakang setiap orang yang berprestasi adalah orang berprestasi hebat lainnya yang telah melayani sebagai Mentor. Untuk mencapai hasil yang sama, "murid" harus mengenal pikiran yang berprestasi, sikap dan tindakannya cukup baik untuk menduplikasi mereka. Model peran memberikan inspirasi, gaya, contoh, dan strategi untuk pencapaian yang sukses. Berdasarkan penelitian terhadap ratusan orang yang berprestasi sukses, berikut ini 10 karakteristik yang terbukti dari orang yang berprestasi.

1. SEBUAH TUJUAN YANG SANGAT KUAT – Anda harus tahu persis ke mana Anda ingin pergi, ke mana Anda akan pergi, dan komitmen yang kuat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan menuju tujuan itu. Anda tidak akan membiarkan apa pun memperlambat Anda, menghentikan Anda, atau mengubah arah Anda.

2. MENCARI PESERTA POSITIF – Model peran inspirasional memberikan contoh kerja keras dan usaha yang konsisten (membayar harga) untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Mereka juga dapat memberikan bantuan dan dorongan selama proses untuk murid. Panggil mereka untuk meminta saran dan inspirasi. Setelah Anda mencapai beberapa keberhasilan, jadilah teladan bagi orang lain. Anda mungkin akan belajar sebanyak yang mereka lakukan dalam prosesnya.

3. SENSOR KAYA VISI (IMAJINASI) – Anda tidak melihat hal-hal sebagaimana adanya dan menanyakan 'mengapa', tetapi Anda memvisualisasikan hal-hal sebagaimana adanya dan menanyakan 'mengapa tidak'. Anda memvisualisasikan hasilnya, dan apa yang akan tercapainya tujuan tersebut. Anda mungkin lebih mudah membayangkan tujuan Anda jika Anda memotong gambar dari majalah dan mempostingnya di papan poster di depan meja Anda. Melihatnya setiap hari akan mendorong dan membantu memotivasi Anda.

4. ORIENTASI SENSOR POSITIF – Kegagalan BUKAN merupakan pilihan, dan BUKAN pengalaman yang dapat dikenali. "Kegagalan" masa lalu Anda hanya menjadi alasan untuk tidak mencoba lagi. Anda perlu fokus pada jaminan positif yang melihat segala sesuatu dilakukan sebagai gerakan menuju tujuan. Jika Anda bisa melihatnya, itu akan berlaku untuk pikiran Anda, dan Anda akan mencapainya. Pikiran Anda tidak tahu perbedaan antara visualisasi dan kenyataan. Itu sebabnya impianmu di malam hari tampak begitu nyata.

5. PERCAYA DI DALAM TUHAN & DIRI – Anda harus memiliki kepercayaan pada Tuhan, diri Anda sendiri, dan bawaan Anda (yang diberikan Tuhan) "dapat melakukan" kepercayaan yang berusaha menemukan cara agar tugas yang diberikan dapat diselesaikan. Jika Anda yakin Anda bisa melakukannya, itu hanya masalah waktu saja sebelum selesai. Jika Anda merasa tidak dapat melakukannya sendiri, mintalah bantuan.

Teman, keluarga, akademi, dan doa selalu bekerja untuk saya.

6. KEMAMPUAN UNTUK RENCANA & ORGANISASI – Apakah prioritas Anda telah ditetapkan. Lihat tujuan Anda bukan hanya untuk menghasilkan uang, tetapi apa yang ingin Anda lakukan dengan uang itu. Ambil pendekatan metodis dengan memecahnya menjadi proses selangkah demi selangkah, dengan rencana permainan yang terperinci. bagaimana kamu memakan se ekor gajah? Satu gigitan pada satu waktu !! Periksa kemajuan Anda secara teratur untuk memastikan Anda berada di jalur yang benar.

7. KEMAMPUAN UNTUK MENDAPATKAN BELAJAR & KETERAMPILAN YANG DIPERLUKAN – Anda harus memiliki komitmen untuk dididik (dilengkapi) dengan pengetahuan dan aplikasi yang diperlukan yang berkaitan dengan pencapaian tujuan. Pendidikan dan pengalaman Anda tidak akan pernah berhenti. Terus dapatkan lebih banyak pengetahuan setiap hari. Ambil 30-60 menit setiap hari dari jadwal Anda untuk perbaikan diri.

8. MENGETAHUI KEBENARAN KESABARAN – Jangan terintimidasi oleh waktu. Menyadari waktu itu tidak material, bukan musuh, tetapi sekutu, teman. Mencapai tujuan Anda lebih dari setengah kesenangannya! Nikmati proses kesuksesan dan kemunduran. Belajar dari masing-masing. Luangkan waktu untuk menikmati pencapaian kecil Anda. Ini akan sangat membantu Anda dalam jangka panjang dan membantu Anda mencapai tujuan Anda.

9. PERSISTENCE – Ketekunan! Jangan menyerah dalam menghadapi penganiayaan atau kemunduran. Anda perlu mengembangkan sikap melekat pada diri sendiri meskipun ada penolakan atau pendapat negatif. Tak kenal lelah dalam mengejar tujuan. Memiliki tekad yang mantap terlepas dari segala rintangan.

10. RASA KESENANGAN / BERMAIN DALAM HUBUNGAN DENGAN BEKERJA – Jadilah benar-benar bersemangat dengan tujuan Anda. Tertarik untuk belajar. Memiliki sumber utama kesenangan dalam perjalanan menuju tujuan, dengan imbalan yang sesuai untuk mencapai milepost tertentu di sepanjang jalan. Itu harus memiliki unsur kesenangan untuk memberinya makna dan makna abadi. Jangan menganggap dirimu terlalu serius. Anda akan terlalu cepat lelah. Ingat ini adalah perubahan seumur hidup.

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *